KELOMPOK 4
LINGUISTIK UMUM
1. JENI ARINA
(A1B110253)
2. ABDUL
GANI (A1B108256)
3. FAHRURRAJI
(A1B113208)
4. RIDUAN (A1B113202)
5. RESA
(A1B113201)
6. RESTU
(A1B113217)
7. EMY
(A1B113225)
wacana
merupakan suatu pernyataan atau rangkaian pernyataan yang dinyatakan secara lisan
ataupun tulisan dan memiliki hubungan makna antarsatauan bahasanya serta
terikat konteks. Dengan demikian apapun bentuk pernyataan yang dipublikasikan
melalui beragam media yang memiliki makna dan terdapat konteks didalamnya dapat
dikatakan sebagai sebuah wacana.
Berdasarkan
saluran komunikasinya wacana dapat dibedakan atas ; wacana lisan dan wacana
tulis. Wacana lisan memiliki ciri adanya penuturan dan mitra tutur, bahasa yang
dituturkan, dan alih tutur yang menandai giliran bicara. Sedangkan wacana tulis
ditandai oleh adanya penulis dan pembaca, bahasa yang dituliskan dan penerapan
sistim ejaan.
Wacana dapat
pula dibedakan berdasarkan cara pemaparannya, yaitu antara lain ; wacana
narasi, wacana deskripsi, wacana argumentasi dan wacana persuasi
B. URAIAN WACANA NARASI,
DESKRIPSI, ARGUMENTASI DAN PERSUASI
1. Wacana Narasi
Wacana Narasi
adalah salah satu jenis wacana yang menceritakan / mengisahkan sesuatu
peristiwa secara berurutan berdasarkan urutan kejadiannya. Dengan demikian
wacana jenis ini tidak bermaksud untuk mempengaruhi seseorang melainkan hanya
menceritakan sesuatu kejadian yang telah disaksikan, dialamin dan didengar oleh
pengarang (penulisnya). Narasi dapat bersifat fakta atau fiksi (cerita rekaan).
Narasi yang bersifat fakta, antara lain biografi dan autobiografi, sedangkan
yang berupa fiksi diantaranya cerpen dan novel.
Contoh wacana
narasi :
Kegiatan
disekolahku demikian padatnya. Setiap hari, aku masuk pukul 07.00. Agar tidak
terlambat, aku selalu bangun pukul 04.30. Setelah mandi, akupun shalat subuh.
Kemudian, aku segera mengenakan seragam sekolah. Tak lupa aku lihat-lihat lagi
buku yang harus aku bawa. Yah, sekedar mengecek apakah buku-buku yang aku bawa
sudah sesuai dengan jadwal pelajaran hari itu. Selanjutnya, aku makan pagi.
Lalu, kira-kira pukul 06.00, aku berangkat ke sekolah. Seperti biasanya, aku ke
sekolah naik angkutan umum. Jarak rumah dengan sekolahku tidak jauh, sekitar
enam kilometer. Aku memang membiasakan berangkat pagi-pagi. Maklum, angkutan
kota sering berhenti lama untuk mencari penumpang. Jika aku berangkat agak
siang, wah, bisa terlambat sampai di sekolah.
Di sekolah, aku
belajar selama kurang lebih enam jam. Jam pelajaran berakhir pukul 12.45. Itu
untuk hari-hari biasa. Hari Rabu, aku pulang pukul 14.30, karena mengikuti
kegiatan ekstrakulikuler dulu. Khusus hari Jum’at, aku bisa pulang lebih awal,
yaitu pukul 11.00.
Paragraf narasi diatas berisi sebuah fakta. Apbila dicermati, paragraf
tersebut berisi urutan peristiwa berikut : bangun pukul 04.30, mandi, shalat subuh,
berpakaian, mengecek buku, makan pagi, berangkat sekolah, belajar di sekolah,
pulang sekolah. Rangkaian peristiwa
tersebut dialami oleh tokoh aku. Aku mengalami “konflik” dengan dirinya
sendiri, yaitu kebiasaannya setiap hari.
2. WACANA DESKRIPSI
Wacana
deskripsi adalah wacana yang menggambarkan sesuatu dengan jelas dan terperinci.
Wacana deskripsi bertujuan melukiskan atau memberikan gambaran terhadap sesuatu
dengan sejelas-jelasnya sehingga pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar,
membaca atau merasakan hal yang dideskripsikan. Oleh sebab itu deskripsi yang
baik adalah deskripsi yang dilengkapi dengan hal-hal yang dapat merangsang
panca indra. Contoh : seperti keadaan banjir, suasana dipasar dan sebagainya.
Sebagaimana
menulis wacana-wacana lain dalam menulis wacana deskripsi ada
langkah-langkahnya, yaitu :
1.
Menentukan topik karangan deskripsi.
2.
Merumuskan tujuan mengarang desskripsi.
3. Mencari, mengumpulkan ataupun memilih
bahan.
4.
Membuat kerangka karangan.
5.
Mengembangkan karangan.
3. WACANA
ARGUMENTASI
Wacana
argumentasi adalah wacana yang bertujuan mempengaruhi pembaca agar dapat
menerima ide, pendapat, atau pernyataan yang dikemukakan penulisnya. Untuk
memperkuat ide atau pendapatnya, penulis wacana argumentasi menyertakan
data-data pendukung. Tujuannya, pembaca menjadi yakin atas kebenaran yang
disampaikan penulis.
Dalam
wacana argumentasi, biasanya ditemukan beberapa ciri yang mudah dikenal.
Cirri-ciri tersebut misalnya :
1. Ada pernyataan, ide, atau pendapat yang
dikemukakan penulisnya
2.
Ada alasan, data, atau fakta yang mendukung
3.
Pembenaran berdasarkan data dan fakta yang disampaikan.
Data dan fakta yang digunakan untuk
menyusun wacana atau paragraf argumentasi dapat diperoleh melalui wawancara,
angket, observasi, penelitian lapangan, dan penelitian kepustakaan. Pada akhir
paragraf atau karangan perlu disajikan kesimpulan. Contoh kutipan :
Menyetop
bola dengan dada dan kaki dapat ia lakukan secara sempurna. Tembakan kaki kanan dan kiri tepat arahnya dan keras. Sundulan kepalanya
sering memperdayakan kiper lawan. Bola seolah-olah menurut kehendaknya. Larinya
cepat bagaikan kijang. Lawan sukar mengambil bola dari kakinya. Operan bolanya
tepat dan terarah. Amin benar-benar pemain bola jempolan.
Tujuan yang
ingin dicapai melalui pemaparan argumentasi ini, antara lain :
1.
Melontarkan pandangan / pendirian
2.
Mendorong atau mencegah
3.
Mengubah tingkah laku pembaca
4.
Menarik simpati
Contoh : laporan penelitian ilmiah, karya tulis dsb.
4. WACANA PERSUASI
Wacana persuasi
merupakan wacana yang berisi imbauan atau ajakan kepada orang lain untuk
melakukan sesuatu seperti yang diharapkan oleh penulisnya. Oleh karena itu
biasanya disertai penjelasan dan fakta-fakta sehingga meyakinkan dan dapat
mempengaruhi pembaca.
Pendekatan yang
dipakai dalam persuasi adalah pendekatan emotif yang berusaha membangkitkan dan
merangsang emosi.
Contoh :
1.
Propaganda kelompok / golongan, kampanye
2.
Iklan dalam media massa
3.
Selebaran, dsb
Assalamualaikum. Wr. Wb
BalasHapusNama: Silvia Ronauli S
NIM: A1B113236
Saya ingin bertanya, bisakah kelompok anda memberikan contoh dari wacana persuasi dalam iklan di media massa?
Terimakasih :-)
Nama : Emi Puji Astuti
HapusNIM : A1B113225
saya akan mencoba menjawab pertanyaan ny..
contoh dari wacana persuasi dalam iklan di media massa seperti misalnya iklan tentang himbauan agar masyarakat tertib dalam berlalu lintas. Iklan ini di buat berdasarkan banyaknya kejadian-kejadian yang di alami oleh para pengendara yang kurang berhati-hati. Sehingga pemerintah membuat iklan ini dengan tujuan agar masyarakat bisa lebih berhati-hati dalam berkendara.
Nama : Dian Anggraini
BalasHapusNim : A1B113226
Pertanyaan dari saya yaitu menurut kalian apa yang menjadi latarbelakang dari pembuatan wacana ?
kelompok akan menjawab pertanyaan anda
Hapuslatarbelakang dari pembuatan wacana
Dalam praktek berbahasa ternyata kalimat bukanlah satuan sintaksis terbesar seperti banyak diduga atau diperhitungkan orang selama ini. Kalimat atau kalimat-kalimat ternyata hanyalah unsur pembentuk satuan bahasa yang lebih besar yang disebut wacana( inggris:discourse) bukti bahwa kalimat bukan satuan terbesar dalam sintaksis, banyak kita jumpai kalimat yang jika kita pisahkan dari kalimat-kalimat yang ada disekitarnya, maka kalimat itu menjadi satuan yang tidak mandiri. Kalimat-kalimat itu tidak mempunyai makna dalam kesendiriannya. Mereka baru mempunyai makna bila berada dalam konteks dengan kalimat-kalimat yang berada disekitarnya.
Nama : Eka Aprilina Hasibuan
BalasHapusNim : A1B113213
Pertanyaan dari saya, apakah acara komedi yang ada ditelevisi dapat dikatakan sebagai wacana ? Apabila iya, termasuk dalam wacana apa?
Terima kasih.
kelompok akan menjawab pertanyaan anda
Hapusiya komedi yang ada di televisi merupakan wacana.
komedi yang ada di televisi merupakan wacana narasi karena Wacana Narasi adalah salah satu jenis wacana yang menceritakan / mengisahkan sesuatu peristiwa secara berurutan berdasarkan urutan kejadiannya. Dengan demikian wacana jenis ini tidak bermaksud untuk mempengaruhi seseorang melainkan hanya menceritakan sesuatu kejadian yang telah disaksikan, dialamin dan didengar oleh pengarang (penulisnya). Narasi dapat bersifat fakta atau fiksi (cerita rekaan). biasanya komedi dalam televisi menceritakan suatu kejadian-kejadian lucu, baik bersifat fakta atau fiksi, seperti acara OVJ di Trans7.
Nama: Ria Marlina
BalasHapusNim :A1B110210
1. Menurut kalian ketika kita membuat sebuah wacana hal apa saja yang harus
diperhatikan?
2. Diblog kalian tidak memuat pembahasan tentang “Subsatuan Wacana” bisakah Anda menjelaskannya secara singkat, padat, dan jelas. Beserta contohnya!
kelompok akan menjawab pertanyaan anda
Hapus1. hal yang harus diperhatikan membuat wacana
dalam wacana itu ada wacana lisan dan wacana tulisan. Wacana lisan memiliki ciri adanya penuturan dan mitra tutur, bahasa yang dituturkan, dan alih tutur yang menandai giliran bicara. Sedangkan wacana tulis ditandai oleh adanya penulis dan pembaca, bahasa yang dituliskan dan penerapan sistim ejaan.
2.mungkin di blog kami ketingalan ya tentang subsatuan wacana jadi kami akan menjelaskan apa itu subsatuan wacana .
subsatuan wacana
Wacana ini merupakan satuan “ide” dan “pesan” yang disampaikan
kepada pendengar / pembaca tanpa keraguan. Wacana itu dibangun oleh
sub-subsatuan wacana yang disebut bab, subbab, paragraf / subparagraf.
bab ; setiap bab akan dibagi atas
beberapa subbab ; setiap subbab akan disajikan dalam beberapa paragraf atau juga
subparagraf. Setiap paragraf biasanya berisi pikiran utama yang disertai sejumlah pikiran
penjelas. Pikiran utama berupa satu kalimat utama ; dan setiap pikiran penjelas berupa
kalimat-kalimat penjelas.
Nama: Luthfia Safitri
BalasHapusNIM: A1B113221
Saya ingin bertanya kepada kelompok 4. Bisakah kalian memberikan contoh dalam wacana persuasi yang berkaitan dengan iklan media massa?
baik kelompok akan menjawab
HapusContoh iklan :
Iklan Operator seluler, Lokasi di swalayan
Cewe : Beli tissue dong
(Seisi swalayan keluar dari toko) HaaaAaaAAh
Lokasi di halte bus
Cewe: Geser dikit dong
(semua orang yang berada di halte lari tunggang langgang)
Cewe masuk ke dalam bus
(seisi bus keluar sambil menjerit histeris)
Tulisan di slide
“KORBAN KETAGIHAN SMS’
“SMS-an 100% GRATIS GAK ADA BATAS KE SEMUA OPERATOR”
Narator : Ini dia korban ketagihan sms Xl.
Bahasa iklan yang digunakan merupakan bahasa sehari-hari dalam percakapan tindak tutur nonbaku atau ragam gaul dalam percakapan antar penutur dengan usia sebanding. Kalimat tidak lengkap dan kata berikut adalah ragam tak baku yang berbaur, campur kode dengan bahasa daerah atau lokal dalam dialog tekstual iklan.
“Beli tissue dong”
“Geser dikit dong”
“SMS-an…”
Operator XL menggunakan iklan hantu dalam menyampaikan pesan ketagihan mengirim SMS. Iklan seorang perempuan yang sedang keasyikan mengirim SMS sampai lupa diri.
Pihak XL mempergunakan ikon hantu perempuan dalam tayangan iklannya. Padahal masih banyak ikon lain yang lebih ramah yang bisa digunakan untuk tayangan iklan. Tayangan hantu tersebut dapat merusak psikologis dan kejiwaan. Hal ini juga berlaku bagi iklan dan tayangan film lainnya yang menggunakan ikon hantu.
Iklan tersebut diperankan wanita berbusana putih dengan wajah tertutup rambut panjang mirip hantu kuntilanak, produk iklan XL dikeluhkan banyak pihak. Iklan tersebut tidak mendidik dan dinilai dapat merusak mental anak-anak. Apalagi iklan tersebut ditayangkan televisi hampir setiap jam. tayangan hantu perempuan dalam iklan XL membuat takut anak-anak. Apalagi, tayangan iklan XL versi Kuntilanak dilakukan secara rutin dan berkali-kali, khususnya di televisi-televisi nasional.
Assalamualaikum. Wr. Wb
BalasHapusNama: Silvia Ronauli S
NIM: A1B113236
Menurut jawaban dari Emi Puji Astuti tentang pertanyaan saya itu, lebih ke penjelasan. yang saya maksud berikan contoh wacana nya berupa kalimat. dan pertanyaan saya ternyata sama dengan Luthfia Safitri dan telah ditanggapi oleh kelompok ini berupa kalimat dan penjelasannya juga.
Itu sudah contohnya
HapusBerupa wacana dalam bentuk kalimat coba di baca kembali jawaban kelompok terimakasih.
Assalamualaikum. Wr. Wb
BalasHapusNama: Silvia Ronauli S
NIM: A1B113236
Apakah benar Berdasarkan saluran komunikasinya, wacana dapat dibedakan atas wacana lisan dan wacana tulis? Tolong Berikan penjelasan tentang wacan lisan dan wacana tertulis disertai dengan contohnya masing-masing.
Terimakasih :-)
Pertanyaan di tutup teman2 hee
BalasHapus